Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkh <p>Jurnal online mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Hang Tuah Pekanbaru (e-ISSSN <strong>2776-6306) </strong>berisikan artikel ilmiah dari Skripsi dan atau sebagian dari Skripsi mahasiswa strata Satu (S1) Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Hang Tuah Pekanbaru yang merupakan kewajiban mahasiswa menggunggah karya ilmiah sebagai syarat ujian Sarjana. Kewajiban unggah tersebut tertuang dalam Peraturan Ketua STIKes No. 415/UN19/AK/2020 tentang Pedoman Penerbitan Karya Ilmiah Sebagai Persyaratan Kelulusan Mahasiswa Strata Satu (S1) STIKes Hang Tuah Pekanbaru.</p> Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru en-US Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) 2776-6306 Hubungan Pelibatan Tenaga Kesehatan Dalam Pemilihan Kontrasepsi Pil Dengan Frekuensi Efek Samping Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur (PUS) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkh/article/view/800 <p>Keluarga Berencana adalah upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode yang banyak di minati oleh PUS di Pekanbaru salah satunya kontrasepsi pil. Hal ini dikarenakan kontrasepsi pil lebih praktis dan mudah didapatkan. Kontrasepsi pil memiliki beberapa efek samping yang bisa memengaruhi kesehatan PUS, sehingga dalam penggunaan kontrasepsi sebaiknya melibatkan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemilihan kontrasepsi pil melibatkan tenaga kesehatan dengan frekuensi efek samping kontrasepsi pada PUS. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain <em>cross sectional</em>. Penelitian ini melibatkan 200 PUS sebagai responden yang diambil dengan teknik <em>cluster sampling </em>yang diambil dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji <em>Kolmogorov-Smirnov.</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar pemilihan kontrasepsi pil tidak melibatkan tenaga kesehatan sebanyak 110 (55%) responden dengan frekuensi efek samping terbanyak yaitu sering 70 (72,9%) responden&nbsp; sedangkan pemilihan kontrasepsi pil yang melibatkan tenaga kesehatan sebanyak 90 (45%) responden dengan frekuensi efek samping terbanyak yaitu jarang 62 (61,4%) responden. Hasil uji <em>Kolmogorov-Smirnov</em><em> p-value </em>sebesar &lt; 0,001 (p &lt; 0,05) maka dinyatakan ada hubungan antara pelibatan tenaga kesehatan dalam pemilihan kontrasepsi pil dengan frekuensi efek samping kontrasepsi. Saran bagi responden dalam memilih kontrasepsi yang tepat untuk dirinya harus konsultasi terlebih dahulu ke tenaga kesehatan. Hal ini berguna untuk meminimalisir efek samping yang terjadi. Saran bagi tenaga kesehatan lebih menjelaskan terkait alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi ibu guna mengurangi efek samping yang dirasakan saat pengunaan kontrasepsi.</p> Trisna Velinda Dian Roza Adila Riau Roslita Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) 2022-09-01 2022-09-01 2 2 221 233 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.800 Hubungan Pemberian Pelayanan Kesehatan Selama Pandemi COVID-19 Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru https://jom.htp.ac.id/index.php/jkh/article/view/551 <p>PUSKESMAS adalah pelayanan kesehatan yang banyak dimanfaatkan masyarakat, PUSKESMAS adalah fasilitas kesehatan terdepan serta ujung tombak dalam terselenggaranya pelayanan kesehatan dasar pada tingkatan masyarakat, agar kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan pada masa pandemi COVID-19 dapat terpenuhi. Pasien bisa merasakan kepuasan ketika kinerja pelayanan kesehatan sesuai yang diharapkan sehingga kepuasan pasien juga merupakan ukuran yang sangat penting tentang efektifitas pemberian pelayanan dalam memenuhi kebutuhan dan harapan pasien<em>. </em>Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan pemberian pelayanan kesehatan selama pandemi COVID-19 dengan kepuasan pasien di PUSKESMAS simpang tiga pekanbaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain <em>Cross sectional.</em> Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah rekapitulasi data pengunjung PUSKESMAS Simpang Tiga Pekanbaru dari bulan Januari sampai Juni tahun 2020 dengan jumlah pengunjung sebanyak 1.203 jiwa, pengambilan sampel berdasarkan kriteria serta rumus slovin dan didapatkan banyaknya sampel dalam penelitian sebanyak 121 orang. yang dipilih secara <em>accidental Sampling. </em>Dengan menggunakan kuesioner sebagai alat ukur. Data diperoleh dari analisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi square. Hasil penelitian dijumpai pemberian pelayanan kesehatan di PUSKESMAS selama pandemi COVID-19mayoritas termasuk kategori tidak baik sebanyak 66 orang (54,5%), kepuasan pasien selama pandemicCOVID-19 mayoritas merasa tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan sebanyak 71 orang (58,7%). Hasil analisis bivariat didapat hubungan positif yang signifikan antara pemberian pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien selama pandemi COVID-19 di PUSKESMAS Simpang Tiga Pekanbaru dengan p value 0,000 (0,000&lt; 0,05). Diharapkan pada tenaga kesehatan untuk mengevaluasi pelayanan kesehatan yang diberikan saat pandemi COVID-19.</p> Yana Dwiriani Siska Mayang Sari Raja Fitrina Lestari Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) 2022-09-01 2022-09-01 2 2 180 193 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.551 Gambaran Pelaksanaan Triase di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Raja Musa Sungai Guntung Kabupaten Indragiri Hilir https://jom.htp.ac.id/index.php/jkh/article/view/821 <p>Triase adalah proses peilahan pasien berdasarkan tingkat keparahan kondisinya. Triase di Instalasi Gawat Darurat (IGD) bertujuan untuk memprioritaskan perawatan pasien di IGD dan menuntukan kasus <em>true emergency </em>atau <em>false emergency</em>. Banyaknya pasien yang datang ke IGD dengan kasus yang tidak gawat darurat, sehingga dapat berdampak pada <em>overcrowding </em>(kepadatan). Oleh karena itulah, triase menjadi penting dalam prioritas penanganan pasien di IGD. Indonesia saat ini belum memiliki sistem triase dengan standar nasional yang baku, sehingga tiap-tiap rumah sakit memiliki system triase yang berbeda seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Musa menggunakan triase warna. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksaanaan triase di IGD RSUD Raja Musa Sungai Guntung Kabupaten Indragiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei<em>. </em>Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat IGD dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang diambil menggunkan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli 2021. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terkait pengetahuan, penerapan, dan sarana prasarana triase. Data penelitian disajikan dalam bentuk univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas perawat berusia 25-36 tahun, dengan lama bekerja mayoritas &gt;5 tahun, dan sebagian besar berpendidikan terakhir S1+Ners. Mayoritas perawat merupakan pegawai honorer dan sebagian besar perawat pernah mengikuti pelatihan kegawatdaruratan. Tingkat pengetahuan perawat mayoritas cukup sebanyak 6 (60%) orang, penerapan triase kurang baik sebanyak 6 (60%) orang, dan sarana prasarana tidak terstandar sebanyak 6 (60%) orang. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan perawat cukup, penerapan triase kurang baik, dan sarana prasarana tidak terstandar. Penelitian ini menyarankan rumah sakit melakukan pelatihan triase untuk meningkatkan pengetahuan dan pelaksanaan triase serta menyediakan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan triase di IGD agar dapat optimal.</p> Mia Purnama Sari T. Abdur Rasyid Lita Lita Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) 2022-09-01 2022-09-01 2 2 194 204 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.821 Gambaran Persepsi Penyakit Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik https://jom.htp.ac.id/index.php/jkh/article/view/590 <p>Gagal ginjal kronik adalah penurunan fungsi ginjal yang membuat ginjal tidak mampu mempertahankan homeostatis tubuh. Persepsi penyakit merupakan faktor penentu yang berkaitan dengan prilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi penyakit pada pasien dengan gagal ginjal kronik di ruangan Hemodialisa RSUD Arifin Achmad provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif dengan desain deskriptif sederhana. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 73 orang yang diambil menggunakan teknik <em>consecutive sampling.</em> Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah baku (Brief-IPQ) dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rata-rata dari item <em>consequences </em>6.63 di mana pasien merasakan penyakitnya sangat berdampak pada kehidupannya. Pada item <em>timeline </em>6.37 pasien merasa sangat khawatir tentang durasi klinis dari penyakit yang dirasakan. Pada item<em> personal control </em>6.01 pasien memiliki kendali penuh terhadap penyakitnya. Pada item <em>treatment control </em>7.00 pasien merasakan bahwa pengobatan yang dijalani sangat membantunya. Pada item<em> identity </em>6.89 pasien merasakan banyaknya gejala parah yang muncul dari penyakitnya. Pada item <em>concern </em>6.63 pasien merasa sangat khawatir terhadap penyakit yang dirasakan. Pada item <em>coherence </em>5.89 pasien memahami dengan jelas terkait penyakitnya, dan pada item <em>emotional responses</em> 6.84 pasien merasakan bahwa penyakitnya sangat berdampak secara emosional. Sementara untuk <em>Causal representations, </em>terdapat 52 orang (72.2%) memiliki gaya hidup yang tidak baik dan 14 orang (19.4%) lainnya tidak memiliki factor penyebab atau penyakit lainnya. Dengan penelitian ini diharapkan agar keluarga dapat memberikan dukungan dan tim medis diharapkan dapat memberikan edukasi dan konseling pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis untuk meningkatkan persepsi pasien terhadap penyakitnya.</p> Sri Suryani Rani Lisa Indra Bayu Saputra Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) 2022-09-01 2022-09-01 2 2 164 179 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.590 Hubungan Konsep Diri Dengan Strategi Koping Penderita Kanker Serviks Yang Menjalani Kemoterapi https://jom.htp.ac.id/index.php/jkh/article/view/490 <p>Kanker serviks adalah suatu keganasan akibat terjadinya pertumbuhan sel-sel tidak normal pada lapisan serviks. Wanita yang mengalami kanker serviks akan menjalani pengobatan salah satunya kemoterapi. Kemoterapi dapat menimbulkan efek samping terhadap fisik dan psikologis, dimana apabila tidak diatasi dengan tepat akan memengaruhi konsep diri. Konsep diri yang dimiliki individu akan menentukan cara individu tersebut menerima, merasakan, dan merespon lingkungan yang merupakan upaya untuk beradaptasi mengatasi stresor yang dihadapi (strategi koping). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan strategi koping penderita kanker serviks yang menjalani kemoterapi. Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif metode deskriptif korelasi dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 47 responden yang dipilihl dengan menggunakan teknik <em>non probability sampling </em>(<em>purposive sampling</em>). Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner konsep diri yang diadaptasi oleh Sugo <em>et al </em>dan strategi koping menggunakan <em>The Cancer Coping Questionnaire</em>. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil uji statistik <em>fisher’s exact test</em> didapat <em>p-value</em> 0,028 (&lt;0,05) yang berarti ada hubungan bermakna antara konsep diri dengan strategi koping penderita kanker serviks yang menjalani kemoterapi. Petugas pelayanan kesehatan, terutama perawat diharapkan untuk melakukan pengkajian terkait konsep diri dan koping serta memberikan informasi dan memotivasi pasien dalam menjalani pengobatan. Responden dalam penelitian diharapkan dapat meningkatkan konsep diri dan strategi koping dengan meningkatkan informasi dan melakukan teknik relaksasi seperti nafas dalam, mendengarkan musik, dan memikirkan hal-hal positif.</p> Eva Nuraini Asfeni Asfeni Vella Yovinna Tobing Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) 2022-09-01 2022-09-01 2 2 152 163 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.490 Studi Fenomenologi: Stres dan Mekanisme Koping Mahasiswa Keperawatan Dalam Menjalani Proses Pembelajaran Jarak Jauh Selama Pandemi COVID-19 https://jom.htp.ac.id/index.php/jkh/article/view/845 <p>Pandemi COVID-19 mengharuskan seluruh institusi pendididikan mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selama pembelajaran jarak jauh berlangsung terdapat beberapa kendala dan masalah yang menimbulkan stres bagi para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi stres dan mekanisme koping mahasiswa keperawatan dalam menjalani proses pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Partisipan penelitian terdiri dari enam mahasiswa keperawatan STIKes Hang Tuah Pekanbaru yang menjalani proses pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 dalam kategori stres tingkat berat. Pemilihan partisipan penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan data dilakukan mengunakan metode wawancara mendalam melalui aplikasi google meet. Hasil wawancara dianalisis mengunakan metode collaizi. Hasil penelitian didapatkan enam tema yaitu sumber stres mahasiswa keperawatan saat menjalani PJJ, respon saat menjalani pembelajaran jarak jauh, strategi koping mahasiswa keperawatan saat menjalani PJJ, mekanisme koping mahasiswa saat menjalani PJJ, support System, dan harapan mahasiswa keperawatan untuk pembelajaran jarak jauh selanjutnya. Melalui penelitian ini diharapkan bagi institusi pendidikan dapat mempertimbangkan dilakukannya pembelajaran tatap muka kembali dan mempertimbangkan memberikan bimbingan kepada mahasiswa keperawatan dalam memilih mekanisme koping yang tepat untuk mengatasi stres. Bagi ilmu keperawatan melalui penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan referensi tambahan dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian yang lebih mendalam mengenai upaya mahasiswa keperawatan untuk mencegah terjadinya stres.</p> Reysa Elsyafitri Dewi Kurnia Putri Sekani Niriyah Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal) 2022-09-01 2022-09-01 2 2 54 69 10.25311/jkh.Vol2.Iss2.845