https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/issue/feed Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) 2024-02-04T07:24:35+00:00 Intan Widya Sari, SST, M.Keb [email protected] Open Journal Systems <p>Jurnal online mahasiswa Program Studi Ilmu Kebidanan STIKes Hang Tuah Pekanbaru (e-ISSN <strong>2776-625X</strong>) berisikan artikel ilmiah dari Tugas Akhir dan atau sebagian dari Tugas Akhir mahasiswa Diploma Tiga (3) Program Studi Ilmu Kebidanan STIKes Hang Tuah Pekanbaru yang merupakan kewajiban mahasiswa menggunggah karya ilmiah sebagai syarat ujian diploma. Kewajiban unggah tersebut tertuang dalam Peraturan Ketua STIKes No. 415/UN19/AK/2012 tentang Pedoman Penerbitan Karya Ilmiah Sebagai Persyaratan Kelulusan Mahasiswa Diploma Tiga (3) STIKes Hang Tuah Pekanbaru.</p> https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1137 PEMBERIAN JUS BUAH BIT DAN KURMA PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HOMOGLOBIN DI KLINIK PRATAMA AFIYAH KOTA PEKANBARU TAHUN 2023 2023-09-20T15:02:55+00:00 Adelina Lomongga [email protected] Octa Dwienda Ristica [email protected] Cecen Suci Hakameri [email protected] <p>Kehamilan proses alamiah akibat sel telur matang kemudian bertemu spermatozoa terjadi pembuahan kemudian menghasilkan janin. Kehamilan dibagi 3 triwulan yaitu, triwulan pertama dari konsepsi sampai 3 bulan. Triwulan kedua dari bulan keempat sampai keenam, triwulan ketiga dari bulan ketujuh sampai ke-9 bulan. Kehamilan terjadinya perubahan fisologis terutama dalam sistem metabolik terjadi peningkatan kebutuhan darah mengangkut karbondioksida, nutrisi, energi dan oksigen. Peningkatan tersebut berpengaruh kondisi ibu hamil dan janin, jika tidak mencukupi nutrisinya akan mengalami anemia. Upaya untuk meningkatkan kadar hemoglobin yaitu dengan memberikan pengobatan non-farmakologi seperti pemberian jus buah bit dan kurma. Tujuan asuhan kebidanan pemberian jus buah bit dan kurma pada ibu hamil anemia terhadap peningkatan kadar hemoglobin di Klinik Pratama Afiyah Kota Pekanbaru. Metode asuhan pendekatan studi kasus, subjek penelitian Ny. S UK 31 minggu, G3P2A0H2 dengan masalah anemia. Hasil asuhan dilakukan selama 7 hari di mulai tanggal 22-29 Agustus 2023 banyak dampak positif terhadap peningkatan kadar Hemoglobin dari 8,8 g/dl naik menjadi 9,5 g/dl. Kesimpulan asuhan ini adalah pemberian jus buah bit dan kurma meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang anemia jika diminum secara teratur sesuai dengan anjuran yang disarankan. Saran untuk klinik agar menerapkan asuhan ini mencegah terjadinya ketidaknyamanan selama kehamilan secara non-farmakologi.</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1122 TERAPI MASSAGE EFFLEURAGE DAN TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA IBU HAMIL YANG MENGALAMI NYERI PUNGGUNG DI KLINIK PRATAMA ARRABIH TAHUN 2023 2023-08-23T09:19:54+00:00 Sonia Alhidayani [email protected] Kiki Mega Sari [email protected] Juli Selvi Yanti [email protected] <p>Pada masa kehamilan perubahan fisik yang terjadi pada ibu hamil mengakibatkan ketidaknyamanan, salah satunya yang sering dialami oleh ibu hamil adalah nyeri punggung bagian bawah. Nyeri punggung fisiologis pada kehamilan trimester III dapat diatasi dengan 2 cara yaitu dengan metode farmakologi dan non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat mengurangi rasa nyeri punggung adalah terapi <em>massage effleurage</em> dan teknik relaksasi otot progresif. Tujuan dari asuahan kebidanan ini adalah menberikan asuhan kebidanan dengan terapi <em>massage effleurage</em> dan teknik relaksasi otot progresif dalam mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung dan dilakukan pendokumentasian SOAP. Asuhan ini dilakukan pada Ny. ā€œIā€ G<sub>4</sub>P<sub>2</sub>A<sub>1</sub>H<sub>2</sub> usia kehamilan 36 minggu 4 hari dengan keluhan nyeri punggung yang dirasakan sejak usia kehamilan 8 bulan dengan skala nyeri 6 (sedang) yang dilaksanakan di Klinik Pratama Arrabih Pekanbaru dan di rumah pasien dengan 7 hari asuhan dimulai pada tanggal 29 Mei - 5 Juni 2023. Setelah dilakukan asuhuan kebidanan dengan terapi <em>massage effelurage</em> dan teknik relaksasi otot progresif maka nyeri punggung yang dirasakan pasien terjadi penurunan dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 2 (ringan). Selain itu ibu merasa tubuhnya lebih rileks dan nyaman setelah dilakukan asuhan. Ibu juga merasa tidurnya lebih nyenyak dibandingkan sebelum dilakukan asuhan. Diharapkan kepada penyedia layanan asuhan kebidanan dapat menerapkan terapi non farmakologi pada pasien untuk mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan terutama pada masa kehamilan yang salah satu terapinya adalah massage effleurage dan teknik relaksasi otot progresif.</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1128 Pemberian Jamu Kunyit Asam Untuk Memperlancar ASI Pada Ibu NIfas 2023-09-03T05:49:59+00:00 Rika Alisa [email protected] Liva Maita [email protected] Miratu Megasari [email protected] <table> <tbody> <tr> <td width="468"> <p>Jamu kunyit asam merupakan jamu tradisional yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu yang menyusui. Jamu kunyit asam dapat memperlancar pengeluaran ASI karena dapat merangsang hormon prolaktin secara tidak langsung sebagai salah satu mekanisme suatu senyawa laktogogum (pelancar pengeluaran ASI). Meminum jamu kunyit asam merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidaklancaaran ASI. Dari studi pendahuluan yang dilaksanakan Di Klinik Pratama Arrabih belum pernah dilakukan pemberian jamu kunyit asam untuk diminum pada ibu post partum. Beberapa pasien datang kembali ke klinik dengan keluhan ASI kurang lancar dan minta obat pelancar ASI. Tujuannya studi kasus ini yaitu melakukan asuhan kebidanan kepada ibu nifas dengan penatalaksanaan pemberian jamu kunyit asam. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan asuhan kebidanan pada ibu nifas penatalaksanaan pijat laktasi untuk memperlancar produksi ASI di Klinik Pratama Arrabih dan kunjungan rumah pada Ny. M dari tanggal 17 Juni 2023 sampai 23 Juni 2023. Hasil yang dilakukan yaitu kunjungan pertama pengeluaran ASI tidak keluar, pada hari keempat dan ketujuh adanya peningkatan perubahan volume ASI serta tidak mengalami komplikasi masa nifas, dimana volume ASI dapat mencukupi kebutuhan bayi.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1114 PENANGANAN MUAL MUNTAH DENGAN PEMBERIAN AIR JAHE HANGAT 2023-07-17T12:12:57+00:00 sindi amalia [email protected] Ani Triana [email protected] Berliana Irianti [email protected] <p>Mual muntah yang terjadi pada kehamilan trimester pertama disebabkan karena terjadi peningkatan kadar hormon estrogen dan Human Chorionic Gonadotropine (HCG) dalam serum dari plasenta. Mual muntah sering terjadi pada saat bangun tidur di pagi hari, yang disebut juga morning sickness. Jahe mengandung minyak atsiri dan gingerol yang memiliki efek menyegarkan dan mencegah refleks muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan pada ibu hamil yang mengalami mual dan muntah. Metode yang digunakan adalah studi kasus kepada ibu G2P1A0 dengan keluhan mual muntah dengan memberikan air jahe hangat di Klinik Pratama Arabih tahun 2023. Asuhan yang diberikan adalah dengan pemberian air jahe hangat selama 3 kali dalam seminggu. Dari asuhan yang diberikan selama seminggu didapatkan hasil bahwa mual muntah berkurang menjadi 2-3 kali sehari. Disimpulkan bahwa pemberian air jahe hangat dapat mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil. Diharapkan kepada layanan asuhan kebidanan untuk dapat menerapkan pemberian air jahe hangat sebagai salah satu terapi kepada ibu hamil yang mengalami mual muntah.</p> <p>Kata kunci : Jahe, Mual Muntah, dan Ibu Hamil</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1126 PIJAT LAKTASI DAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MEMPERLANCAR PENGELUARAN ASI DI KLINIK PRATAMA ARRABIH KOTA PEKANBARU TAHUN 2023 2023-08-30T08:52:22+00:00 Hera Anglina [email protected] Risa Pitriani [email protected] Yulrina Ardhiyanti [email protected] <p>Pijat laktasi adalah pemijatan pada bagian-bagian tubuh tertentu yang bertujuan untuk merangsang keluarnya hormone prolaktin dan oksitosin. Pijat laktasi merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidak lancaran produksi ASI. Dari studi pendahuluan di Klinik Pratama Arrabih belum rutin dilakukan pijat laktasi pada ibu-ibu post partum. Beberapa pasien datang kembali ke klinik dengan keluhan ASI kurang lancar dan minta obat pelancar ASI. Tujuannya studi kasus ini yaitu melakukan asuhan kebidanan kepada ibu nifas dengan penatalaksanaan pijat laktasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan asuhan kebidanan pada ibu nifas penatalaksanaan pijat laktasi untuk memperlancar produksi ASI di Klinik Pratama Arrabih dan kunjungan rumah pada Ny. M dari tanggal 23 Mei sampai 25 Mei. Hasil yang dilakukan yaitu kunjungan pertama pengeluaran ASI tidak keluar, pada hari kedua dan ketiga adanya peningkatan perubahan volume ASI serta tidak mengalami komplikasi masa nifas, dimana volume ASI dapat mencukupi kebutuhan bayi. Disimpulkan adanya perubahan volume ASI setelah dilakukan pijat laktasi. Diharapkan penyedianan layanan kebidanan dapat meningkatjan pelayan kebidana dengan untuk melakukan puijat laktasi terutama bagi ibu menyusui yang pengeluaran ASI nya kurang lancar.</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1272 Pemberian Ikan Gabus Untuk Mempercepat Proses Penyembuhan Luka Episiotomi Di Klinik Pratama Arrabih Pekanbaru 2023-10-27T17:20:58+00:00 NurulFatiah [email protected] Rina Yulviana [email protected] Een Husanah [email protected] Riza Febrianti [email protected] <table style="height: 2554px;" width="608"> <tbody> <tr> <td width="407"> <p>Masa nifas atau puerperium adalah masa setelah persalinan selesai sampai 6 minggu ata 42 hari. Sekitar 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan yang didominasi oleh beberapa penyebab salah satunya infeksi dimana hal ini dapat dicegah dengan melakukan pertolongan persalinan yang bersih, deteksi dini infeksi, dan asuhan pada masa nifas yang baik. Ibu yang memiliki laserasi pada saluran genetalia termasuk episiotomi beresiko terkena infeksi pada masa nifas. Dengan mengkonsumsi ikan gabus diyakini dapat mempercepat penyembuhan luka karena kandungan protein dan albumin yang cukup tinggi, pengambilan kasus ini dilakukan untuk melaksanakan Asuhan Kebidanan Ibu Niifas Ny.M dengan Pemberian Ikan Gabus Untuk Mempercepat Proses Penyembuhan Luka Episiotomi Di Klinik Pratama Arrabih Kota Pekanbaru Tahun 2022 dengan menggunakan metode studi kasus. Kunjungan nifas dilaksanakan sebanyak 3 kali kunjungan yang telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP. Hasil dari mengkonsumsi ikan gabus selama 7 hari dari tanggal 31 Maret 2022-06 April 2022 perhari sebanyak 500 gram didapatkan masa nifas Ny.M, kondisi luka episiotomi bagian luar telah kering,pus (-),infeksi perineum. Diharapkan bidan dapat memberikan asuhan yang terfokus pada perawatan luka episiotomi agar menghindari terjadinya AKI pada masa nifas.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1124 Pemberian Kompres Dingin Terhadap Penurunan Nyeri Luka Perineum pada Ibu Nifas Di PMB Dince Safrina Kota Pekanbaru Tahun 2023 2023-08-30T08:02:49+00:00 vioni aulia [email protected] Eka Maya Saputri [email protected] Nur Israyati [email protected] <p>Masa nifas (puerperium) merupakan masa pemulihan kembali, mulai dari<br>persalinan selesai sampai alat-alat kandungan kembali seperti pra hamil. Ibu<br>nifas dengan luka perineum akan mengalami nyeri dan tidak nyaman <br>dalam beraktifitas maupun duduk. Kompres dingin efektif untuk mengurangi <br>nyeri perineum. Kompres dingin merupakan metode alternative pengobatan <br>non farmakologi dalam penggunaan suhu rendah yang dapat menimbulkan <br>beberapa efek fisiologis. Kompres dingin terdapat efek anastesi yang dapat <br>memperlambat perkembangan bakteri. Kompres dingin memiliki kesamaan <br>dengan terapi ice pack yang dapat mengurangi metabolisme sel dan <br>vasokontriksi sehingga dapat memberikan efek analgesik untuk<br>mengurangi nyeri. Metode yang digunakan adalah studi kasus, menentukan <br>suatu permasalahan suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal dengan <br>pengumpulan berbagai sumber informasi. Asuhan ini dilakukan dengan <br>pendokumentasian SOAP dan menggunakan lembar observasi Skala Wong <br>Baker Face dan Skala REEDA. yang dilakukan di PMB Dince Safrina pada <br>Ny.E P1A0H1 6 jam post partum dengan luka perineum derajat 2 dan ASI <br>tidak lancar. Setelah dilakukan asuhan selama 2 kali kunjungan selama 4 hari, <br>maka hasil yang diperolah nyeri luka ibu berkurang dan ASI <br>lancar.Diharapkan studi kasus ini dapat dijadikan pedoman atau informasi dan <br>referensi bagi mahasiwa atau penulis selanjutnya. Penulis selanjutnya harus <br>lebih terampil dalam memberikan asuhan tentang kompres dingin untuk <br>mengurangi nyeri luka perineum.</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1135 PEMBERIAN IKAN GABUS UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI KLINIK PRATAMA ARRABIH KOTA PEKANBARU TAHUN 2023 2023-09-19T12:24:30+00:00 Suri Handayani [email protected] Een Husanah [email protected] Widya Juliarti [email protected] Intan Widya Sari [email protected] <p>Luka perineum adalah robekan obstetrik yang terjadi disekitar perineum pada saat persalinan berlangsung.Faktor penyebab terjadinya infeksi pada masa nifas terdiri dari daya tahan tubuh yang lemah, perawatan nifas yang kurang baik, hygiene yang tidak benar dan kurangnya asupan kebutuhan gizi pada ibu. Upaya penanganan secara alami yang dilakukan salah satunya yaitu ikan gabus. Ikan gabus mengandung albumin yang penting bagi proses penyembuhan luka Proses penyembuhan luka selama 7-10 hari dan membutuhkan asupan gizi dan protein yang cukup salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi ikan gabus kerena memiliki kandungan albumin dan protein yang tinggi untuk mempercepat proses penyembuhan luka agar tidak terjadi infeksi. Tujuan asuhan adalah untuk penyembuhan luka perenium pada ibu nifas deng pemberian ikan gabus. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan memberikan sup ikan gabus sebanyak 500 gram/hari selama 7 hari dengan menggunakan pendokumentasian SOAP dan lembar observasi Skala REEDA. Hasil asuhan pada kunjungan pertama, didapatkan luka perinium dengan skala REEDA 4 dan pada kunjungan kedua, dan kunjungan ketiga didapatkan luka perinium dengan skala REEDA 0. Terjadi penyembuhan luka setelah dilakukan asuhan kebidanan selama 7 hari dengan 3 kali kunjungan. Disarankan kepada pemberi layanan kesehatan untuk dapat memeberikan informasi tentang pemberian ikan gabus dalam bentuk penyuluhan, pemberian leaflet atau poster dan menjadikan ikan gabus sebagai salah satu terapi nonfarmakologis pada asuhan masa nifas untuk penyembuhan luka perinium.</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1117 Kompres Hangat Air Jahe Untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil diKlinik Pratama Afiyah Kota Pekanbaru Tahun 2023 2023-07-25T04:42:21+00:00 Tessalonika Hasda Sinaga [email protected] Widya Juliarti [email protected] Ani Triana [email protected] <p>Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang seing dialami ibu hamil trimester III dampak nyeri punggung pada ibu hamil antara lain sulit buang air kecil, gangguan tidur, gangguan seksual dan depresi. Upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka nyeri punggung pada ibu hamil dengan melakukan pengobatan non- farmakologi. Pengobatan non-farmakolgi bisa dilakukan dengan cara kompres hangat air jahe. Tujuan dari asuhan kebidanan pada ibu hamil nyeri punggung yaitu untukmengetahui pengaruh kompres hangat air jahe dalam menurunkan skala nyeri. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III untuk mengurangi nyeri punggung dengan pemberian kompres hangat air jahe di Klinik pratama Afiyah Kota Pekanbaru pada tanggal 20-27 Maret 2022. Hasil asuhan yang telah dilakukan terhadap Ny.R G2P1A0H1 umur 28 tahun usia kehamilan 33 minggu 2 hari dengan nyeri punggung sedang (skala nyeri 6), setelah dilakukan asuhan skala nyeri berkurang menjadi 3 dan diakhir kunjungan skala nyeri berkurang menjadi skala nyeri 1. Disimpulkan pemberian kompres hangat air jahe dapat menurunkan skala nyeri pada ibu hamil dengan nyeri punggung. Diharapkan kepada penyedia layanan asuhan kebidanan untuk menerapkan pemberian kompres hangat air jahe sebagai salah satu terapi kepada ibu hamil nyeri punggung.<br>Kata Kunci : Kehamilan, Nyeri Punggung, Jahe Merah Daftar Bacaan : 29 (2013-2023)</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1127 PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI PMB DINCE SAFRINA KOTA PEKANBARU TAHUN 2023 2023-09-01T13:42:31+00:00 sela intan kamelia [email protected] Juli Selvi Yanti [email protected] Nelly Karlinah [email protected] <p>Kelancaran ASI sangat penting untuk tersedianya sumber makanan bagi bayi yang masa menyusui. Idealnya ASI lancar pada hari ke-3 postpartum. Namun kenyataannya masih ditemukan ibu nifas yang ASI nya tidak lancar pada hari ke-3. Penyebab ASI tidak lancar salah satunya adalah menurunnya produksi ASI pada hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan kurangnya rangsangan hormone oksitosin dan prolactin yang sangat berperan dalam kelancaran produksi ASI. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan pemberian sari kacang hijau karena proteinnya mengandung asam amino sehingga mampu merangsang sakresi ASI. Dari studi pendahuluan yang telah dilakukan di PMB Dince Safrina terdapat 17 ibu postpartum, dimana 12 ibu postpartum mengalami ASI tidak lancar. Metode kasus ini dilakukan dengan cara memberikan sari kacang hijau pada ibu postpartum hari kedua yang mengalami ASI tidak lancar.Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan pemberian sari kacang hijau selama 7 hari didapatkan ada peningkatan produksi ASI dengan volume ASI sebanyak 70 ml. Disarankan kepada lahan praktik untuk dapat memberikan informasi mengenai manfaat sari kacang hijau dengan menggunakan media leaflet.</p> <p>Kata Kunci&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Sari Kacang Hijau, ASI, Produksi ASI</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/1125 Pemberian Telur Rebus Untuk Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas Di Klinik Pratama Arrabih Kota Pekanbaru Tahun 2023 2023-08-30T08:45:42+00:00 T. Sofianti [email protected] Ika Putri Damayanti [email protected] Kiki Mega Sari [email protected] <p>Nifas merupakan masa setelah lahirnya plasenta dan bayi sampai organ reproduksi kembali ke keadaan sebelum hamil. Salah satu masalah pada ibu nifas yaitu penyembuhan luka perineum, dimana salah satu upaya penanganan secara nonfarmakologis dengan telur rebus. Hasil studi pendahuluan di Klinik Pratama Arrabih belum menerapkan pemberian telur rebus sebagai cara untuk mengatasi penyembuhan pada luka perienum. Kandungan albumin pada telur dapat membantu memperbaiki jaringan tubuh. Sumber energi membantu proses penyembuhan yang diperlukan masa nifas. Tujuan dari asuhan pada ibu nifas dengan pemberian telur rebus untuk penyembuhan luka perineum. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan cara memberikan telur rebus 3 butir setiap hari selama 7 hari selama masa nifas dengan pasien nifas dengan luka perineum derajat I atau II. Asuhan dilakukan dari tanggal 17 Juni-23 juni 2023 di Klinik Pratama Arrabih. Hasil asuhan pada ibu nifas dengan pemberian telur rebus selama 7 hari didapatkan penyembuhan luka perineum baik, luka kering dan tidak ada tanda-tanda infeksi dimana pada kunjungan I skala REEDA 4 setelah 7 hari pemberian telur rebus didapatkan skala REEDA 0. Kesimpulan pemberian&nbsp; telur rebus efektif untuk penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Diharapkan kepada pemberian layanan kesehatan untuk memberikan informasi dan edukasi untuk penanganan penyembuhan luka secara nonfarmakologi dengan pemberian telur rebus dimulai dari masa kehamilan.</p> 2024-02-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal)