https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/issue/feed Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) 2022-07-05T07:44:10+07:00 Intan Widya Sari, SST, M.Keb intanwidya@htp.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal online mahasiswa Program Studi Ilmu Kebidanan STIKes Hang Tuah Pekanbaru (e-ISSN <strong>2776-625X</strong>) berisikan artikel ilmiah dari Tugas Akhir dan atau sebagian dari Tugas Akhir mahasiswa Diploma Tiga (3) Program Studi Ilmu Kebidanan STIKes Hang Tuah Pekanbaru yang merupakan kewajiban mahasiswa menggunggah karya ilmiah sebagai syarat ujian diploma. Kewajiban unggah tersebut tertuang dalam Peraturan Ketua STIKes No. 415/UN19/AK/2012 tentang Pedoman Penerbitan Karya Ilmiah Sebagai Persyaratan Kelulusan Mahasiswa Diploma Tiga (3) STIKes Hang Tuah Pekanbaru.</p> https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/477 ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRI MESTER I DENGAN KELUHAN MUAL MUNTAH MENGGUNAKAN METODE TERAPI AKUPRESURE ZU SUN LI (ST 36) DAN GONG SUN (SP4) DI PMB ONNI DILLA ROZA, SST PEKANBARU TAHUN 2021 2022-04-07T03:54:03+07:00 DELVI RAHMADANIYATI - rahmadaniyatid@gmail.com Juli Selvi Yanti juliselviyanti.jsy@htp.ac.id <p>Mual muntah merupakan gejala yang wajar dan sering terjadi pada kehamilan trimester pertama, mual dan muntah merupakan akibat dari perubahan system endoktrin yang terjadi selama kehamilan terutama meningkatnya hormone Hcg dalam kehamilan merupakan suatu keluhan yang umum dan wajar. Salah satu upaya pengobatan non farmakologi yang bias di gunakan untuk mengatasi mual muntah yaitu therapy Akupresure. Dari study pendahuluan di PMB Onni Dilla Roza,SST terdapat 8 orang ibu hamil yang mengalami mual muntah TM pertama. Tujuannya yaitu untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil mual muntah dengan therapy akupresure secara menyeluruh dan berkesinambungan melalui pendekatan manajemen serta pendokumentasian SOAP. Metode yang di gunakan adalah study kasus, di laksanakan di PMB Onni Dilla Roza,SST pada tanggal 13-16 Agustus 2021. Hasil yang di dapatkan pada kunjungan pertama ibu masih dalam keadaan mual muntah dan kunjungan kedua ibu mengatakan mual muntah mulai berkurang dan kunjungan ketiga mual muntah berkurang dan kunjungan ke empat mual muntah yang ibu rasakan sangat berkurang dan ibu merasa senang. Disimpulkan bahwa pelaksanaan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan therapy akupresure 4 kali kunjungan di dapatkan hasil mual muntah berkurang. Di sarankan perlunya di adakan kelas pijat akupresure di BPM untuk memberikan asuhan secara berkelompok dan pelatihan.&nbsp;</p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/570 ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF DENGAN METODE KOMPRES AIR HANGAT UNTUKMENGURANGI RASA NYERI PERSALINAN DI PMB DINCE SAFRINA SST, TAHUN 2021 2022-04-07T03:19:38+07:00 Siti Komariah Komariah Sitiajja070@gmail.com Rita Afni rita.afni@htp.ac.id <p>Nyeri persalinan memiliki derajat yang paling tinggi diantara rasa nyeri yang lain sehingga banyak perempuan yang belum siap memiliki anak karena membayangkan rasa sakit yang akan dialami saat melahirkan. Nyeri persalinan adalah adanya kontraksi otot rahim yang menyebabkan pembukaan mulut rahim (serviks) sehingga timbul rasa sakit pada pinggang, daerah perut dan menjalar kearah paha. Ada beberapa cara dalam metode nonfarmakologi yang bisa menghilangkan rasa nyeri persalinan seperti dengankompres hangat. Tujuan dari asuhan ini adalah untuk melihat pengaruh dari kompres airhangat terhadap nyeripersalinan kala I fase aktif di PMB Dince Safrina SST, Tahun 2021. Sampel pada asuhan ini adalah salah satu ibu bersalin di PMB Dince Safrina SST, dimana keadaan pada umumnya ibu nyeri dan janin baik – baik saja. Pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil asuhan menunjukkan kompres air hangat yang dilakukan dengan botol di isi dengan air hangat dan di balut dengan handuk kecil selama 20 menit pada kala I fase aktif dan memberi dukungan psikologis kepada Ny V selama pelaksanaan proses kala I, ibu dapat diajak bekerja sama dengan baik sehingga proses kala I berjalan dengan baik lebih kurang lamanya proses kala I dari pembukaan 5 cm ke pembukaan lengkap adalah 2 Jam 40 menit</p> <p><strong>Kata-kata Kunci: </strong>Asuhan Kebidanan, Ibu Bersalin, Nyeri, Kompres Air Hangat.</p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/582 Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin Dengan Pijat Abdominal Lifting Di Pmb Hasna Dewi Kota Pekanbaru Tahun 2021 2021-11-11T04:00:34+07:00 Nadia Sri Mainansi nadiasrimainansi05@gmail.com Ika Putri Damayanti ikaputridamayanti@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td width="407"> <p><strong>Pendahuluan: </strong>Saat menghadapi persalinan umumnya ibu-ibu dilanda rasa cemas dan panik. Hal ini yang membuat otot- otot dijalan lahir dan sekitarnya menghambat kelancaran proses persalinan. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti dengan metode wawancara pada 7 orang ibu bersalin, 4(57,15) ibu mengatakan pernah mengikuti senam hamil dan 3(42,8%) ibu mengatakan tidak pernah mengikuti senam hamil. Pijat abdominal lifting untuk membantu ibu dalam mengurangi nyeri pesalinan yang dirasakan sehingga dapat meningkatkan kenyamanan ibu. Tujuan asuhan ini adalah memberikan asuhan pada ibu bersalin dengan pijat abdominal lifting di PMB Hasna Dewi Fs, Amd. Keb, SKM. Asuhan ini diberikan pada ibu bersalin dalam kala 1 fase laten persalinan di PMB Hasna Dewi Fs, Amd.Keb, SKM, dimana keadaan pada umumnya ibu nyeri dan janin baik-baik saja. Pijat abdominal lifting yang dilakukan pada saat ibu berkontraksi dengan cara posisi pasien terlentang dengan posisi agak tinggi, letakkan kedua telapak tangan pada pinggang belakang pasien, dan kemudian secara bersamaan lakukan usapan yang berlawanan kearah puncak perut tanpa menekan kearah dalam. Setelah itu dilakukan evaluasi tingkat nyeri ibu, pada pembukaan 3cm, diketahui skala nyeri ibu berkurang, berada pada skala nyeri ringan, yang seharusnya semakin bertambah pembukaan, semakin bertambahnya volume tingkat nyeri.</p> <p><strong><u>&nbsp;</u></strong><strong><u>&nbsp;Kata Kunci : <em>Asuhan Kebidanan, Ibu Bersalin, Nyeri, Pijat </em></u></strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/709 A GIVING DRAGON FRUIT TO PREGNANT MOTHERS, MILD ANEMIA AT THE PRIMARY SCOUT CLINIC YEAR 2021 2022-04-07T03:00:40+07:00 JURI DESTI desti jutridesti031`2@gmail.com Miratu Megasari ratubaik@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td width="407"> <p>Anemia ibu hamil sering terjadi karena perubahan sistem kardiovaskuler yang menyebabkan hemodilusi sehingga berkurangnya kadar oksigen didalam darah. Salah satu alternatif untuk mencegah anemia pada ibu hamil dengan mengonsumsi buah-buahan yang kandungan zat besi dan vitamin C tinggi seperti buah naga yang diperlukan untuk mensintesis hemoglobin. Dari studi pendahuluan di klinik pratama pramuka terdapat 8 dari 15 ibu hamil yang memiliki kadar Hb &lt; 11,5 gr/dl. Tujuan dari asuhan kebidanan pada ibu hamil anemia ringan yaitu untuk mengetahui pengaruh buah naga dalam meningkatkan kadar Hb. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil yang mengalami anemia ringan dengan konsumsi buah naga. Subjek penelitian yaitu 1 orang ibu hamil dengan anemia ringan yang dilaksanakan di Klinik Pratama Pramuka kota Pekanbaru dan dimulai asuhan pada tanggal 23 April 2021- 8 Mei 2021. Hasil asuhan kebidanan yang telah dilakukan terhadap Ny.S G3P2A0 umur 32 tahun usia kehamilan 21-22 minggu dengan anemia ringan pada kunjungan pertama kadar Hb 10,2 gr/dl dan setelah konsumsi buah naga kadar Hb meningkat menjadi 11,8 gr/dl. Evaluasi asuhan dengan melakukan konseling nutrisi makanan sebagai alternative dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan membuat informasi-informasi kesehatan terkait anemia dalam bentuk planflet, banner serta meningkatkan minat ibu hamil untuk membaca buku KIA.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Ibu hamil, </strong><strong>Anemia Ringan</strong><strong>, </strong><strong>Buah Naga</strong></p> <p><strong>Daftar bacaan : 29 (2010-2020)</strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/827 PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA PADA BAYI BARU LAHIR DI KLINIK PRATAMA AMANAH AYAH BUNDA TAHUN 2021 2022-06-13T04:38:52+07:00 mella santi intanwid85@gmail.com Intan Widya Sari intanwidya@htp.ac.id <div><span lang="id">Tali pusat merupakan jalan masuk utama infeksi sistemik pada bayi baru lahir. Perawatan tali pusat secara umum bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi dan mempercepat putusnya tali pusat.Infeksi tali pusat pada dasarnya dapat dicegah dengan melakukan perawatan tali pusat yang baik dan benar, yaitu dengan prinsip perawatan kering dan bersih. Tujuan asuhan kebidanan ini adalah untuk membatu mengatasi terjadinya infeksi pada tali pusat bayi baru lahir. Perawatan tali pusat dengan cara merawat talipusat yang berarti menjaga agar luka tersebut tetap bersih, tidak terkena air kencing, kotoran bayi atau debu. Pemakaian popok bayi diletakkan di sebelah bawah tali pusat. Asuhan yang diberikan dalam studi kasus ini yaitu dengan kriteria inklusi bayi baru lahir dengan kondisi yang sehat, berat bayi diatas 2500 gr yang dilakukan di klinik pratama amanah ayah bunda pada tanggal 23- 29 Desember Tahun 2021. Hasil Asuhan Kebidanan yang telah diberikan pada bayi baru lahir dengan perawatan tali pusat terbuka didapatkan bahwa perawatan tali pusat secara terbuka lebih cepat kering serta terlihat bersih dan tidak ada infeksi yang terjadi. Disarankan agar memberikan penyuluhan tentang perarwatan tali pusat yang baik dan benar yaitu dengan cara perawatan tali pusat secara terbuka.</span></div> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/464 Midwifery care for pregnant women with mild anemia with consumption of beetroot in the primary clinic PEKANBARU ROSE GUVA 2022-03-22T22:03:56+07:00 Yosi Andriani yosiandriani876@gmail.com Een Husanah eenhusanah@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td width="407"> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="407"> <p>Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin&nbsp; kurang dari&nbsp; normal. Kejadian anemia juga sering terjadi pada kehamilan. Kehamilan dengan anemia bisa menjadikan kehamilan tersebut beresiko tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh dari klinik pratama jambu mawar masih ditemukan dengan anemia 5 orang dari 60 orang ibu hamil. salah satu untuk&nbsp; mencegah terjadinya anemia selama&nbsp; kehamilan&nbsp; yaitu&nbsp; dengan mengkonsumsi&nbsp; makanan&nbsp; kaya zat besi salah&nbsp; satunya&nbsp; buah bit.&nbsp; Asuhan&nbsp; ini bertujuan&nbsp; untuk&nbsp; mengetahui&nbsp; manfaat buah bit dalam&nbsp; meningkatkan&nbsp; hemoglobin ibu hamil. Studi kasus ini dilakukan kepada ibu hamil anemia ringan dengan pemberian jus buah bit dengan 2 kali kunjungan selama 7 hari. hasil asuhan yang didapatkan&nbsp; pada Ny. S&nbsp; G4 P3 A0 Kunjungan pertama kadar hemoglobin 10,4 gr/dl, dan setelah diberikan asuhan jus buah bit sebanyak 200 ml/hari selama 7 hari. Kadar hemoglobin ibu terjadi peningkat dari 10,4 gr/dl menjadi 12,1 gr/dl. ibu hamil disarankan agar lebih memperhatikan lagi kondisi fisik selama kehamilan dan memperhatikan asupan gizi terutama asupan besi dan folat dan asupan vitamin dari buah serta rutin memeriksakan kandungannya menjelang persalinan berlangsung agar terhindar dari anemia.</p> <p><strong>Kata kunci </strong><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong><strong>: Ibu hamil, Anemia Ringan, Buah bit</strong></p> <p><strong>Daftar bacaan</strong><strong>&nbsp; </strong><strong>: 29 (2010-2020)</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2022-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/563 ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN INVOLUSI UTERUS MELALUI SENAM NIFAS DI PMB ROSITA, S. TR. KEB KOTA PEKANBARU TAHUN 2021 2021-11-11T03:54:53+07:00 tika azhari tikaazhari6312@gmail.com Ani Triana anitriana@htp.ac.id <p class="s43"><span class="s35">Latar belakang studi kasus : Involusi uterus adalah berkurangnya ukuran uterus setelah melahirkan. Jika terjadi kegagalan maka dapat menyebabkan Subinvolusi, untuk mencegah terjadinya subinvolusi perlunya dilakukan senam nifas, sebagai upaya untuk </span><span class="s42">menguatk</span><span class="s42">an kontraksi otot rahim, sehingga otot-otot rahim terjepit dan mengalami pelemasan sehingga mempercepat involusi uterus. </span><span class="s35">Tujuan studi kasus : Melakukan Asuhan Kebidanan pada ibu nifas dengan Involusi Uterus Melalui Senam Nifas secara menyeluruh dan berkesi</span><span class="s35">nambungan melalui pendekatan manajamen kebidanan dan mendokumentasikan asuhan yang telah diberikan. Metode studi kasus : metode yang digunakan adalah studi kasus Asuhan Kebidanan pada ibu nifas. Laporan kasus dan pembahasan : adanya involusi uterus terjadi</span><span class="s35"> dengan baik setelah dilakukan senam nifas, pada kunjungan pertama Tinggi Fundus Uterus 2 jari di bawah pusat, pada kunjungan ke dua di temukan Tinggi Fundus Uterus pertengahan simpisis pusat, kunjungan ketiga Tinggi Fundus Uterus tidak teraba. Simpulan : </span><span class="s35">setelah melakukan senam nifas maka terjadi involusi uteus ibu terjadi secara normal. Saran : perlu adanya edukasi senam nifas kepada ibu post partum sebelum pulang ke rumah dari gerakan hari pertama hingga gerakan hari ke sepuluh, perlu adanya poster atau </span><span class="s35">banner yang terkait dengan senam nifas di Peraktik Mandiri Bidan Rosita S.Tr. Keb.</span></p> <p class="s39">&nbsp;</p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/579 In the third trimester of pregna ASUHAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG DENGAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DAN PIJAT ENDORPHIN DI PMB HASNA DEWI FITRIA SARI AMD.KEB.SKM KOTA PEKANBARU TAHUN 2021 2022-04-07T03:24:02+07:00 Rossi Rahmadani rossi rossirahmadani834@gmail.com Eka Maya Saputri ekamaya@htp.ac.id <p>Pada kehamilan trimester III, seiring membesarnya uterus dan penambahan berat badan maka pusat gravitasi akan berpindah ke arah depan sehingga ibu hamil harus menyesuaikan posisi berdirinya. Postur tubuh yang tidak tepat akan memaksa peregangan tambahan dan kelelahan pada tubuh. Penekanan dari kepala bayi dengan tulang punggung bawah menyebabkan nyeri punggung pada ibu hamil. Nyeri punggung bawah adalah ketidaknyamanan yang terjadi dibawah costa dan di atas bagian inferior glueteal. Kompres hangat dan <em>endorphin massage</em> merupakan terapi non farmakologis yang bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri punggung yang dialami oleh ibu hamil trimester III. Asuhan ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pijat <em>endorphin</em> dan kompres hangat untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Laporan tugas akhir ini dilakukan di PMB Hasna Dewi Fitria Sari yang berada di Jl. H.S Soebrantas Kota Pekanbaru. Asuhan ini dilakukan selama masing-masing 20 menit dalam 3 hari berturut-turut yaitu pada tanggal 25 Juni 2021 – 28 Juni 2021. Setelah dilakukan asuhan selama masing-masing 20 menit dalam 3 hari berturut-turut kepada pasien maka hasil yang didapatkan pada kajian ini yaitu nyeri punggung yang berkurang yang diukur dengan skala pengukuran numerik dari 7 (nyeri sedang) menjadi 2 (nyeri ringan). Kesimpulan pijat endoprhin dan kompres hangat dapat menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Diharapkan bidan dapat memberikan pelayanan kebidanan Pijat <em>Endorphin</em> dan Kompres Hangat pada ibu hamil Trimester III yang mengalami nyeri punggung; Diharapkan dapat memberi pengetahuan tentang manfaat pijat <em>endorphin</em> dan kompres hangat untuk ibu hamil trimester III dengan nyeri punggung dan diharapkan institusi dapat menambah referensi buku yang berkaintan dengan pijat <em>endorphin</em> dan kompres hangat: Diharapkan dapat dijadikan pedoman atau menambah pengetahuan penulis selanjutnya dalam melakukan studi kasus yang serupa dengan metode yang sama.</p> <p><strong>Kata-kata Kunci : Trimester III, Nyeri Punggung, Pijat <em>Endorphin</em> dan Kompres Hangat.</strong></p> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/607 Midwifery care for postpartum mothers with date palm juice to increase milk production at PMB Dince Safrina, SST, MKM Pekanbaru 2021 2021-12-14T03:22:22+07:00 Meilin Fitri insani meilinfitriinsani22@gmail.com Risa Pitriani risapitriani@htp.ac.id <p>ASI yang sedikit dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu faktor menyusui dan pengetahuan ibu, karena semakin kurangnya menyusui maka semakin berurangnya produksi ASI, oksitosin yang membantu produksi ASI akan berkurang apabila frekuensi menyusui kurang. Asuhan ini bertujuan untuk mengetahui manfaat dalam memberikan sari kurma untuk meningkatkan produksi ASI . Sari kurma merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik untuk ibu menyusui dan bayinya. Nutrisi yang terkandung pada cairan ini antara lain karbohidrat, serat, vitamin B6, kalium, kalsium, magnesium, selenium, zat besi, dan tembaga sari kurmadapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan sari kuma juga dapat memperlancar produksi ASI ibu post partum, sehingga ibu menyusui dapat memenuhi kebutuhan bayi selama 6 bulan pertama kehidupan. Metode yang dipakai yaitu dengan pendekatan manajememen kebidanan kemuadian didokumentasikan dalam bentuk SOAP.Pengambilan kasus dilaksanakan dengan mendatangi PMB Hj. Dince Safrina SST, MKM Jl. Limbungan RT.03 RW.10 Kel.Limbungan Kec.Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Selanjutnya penulis mencari pasien ibu nifas dengan produksi ASI sedikit. Selanjutnya penulis melakukan kontak pertama dengan pasien dan membuat kesepakatan dengan pasien. Setelah itu pasien setuju dengan kesepakatan yang telah dibuat. Asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan sari kurma untuk meningkatkan produksi ASI selama 3 kali kunjungan. Evaluasi asuhan kebidanan yang diberikanpada pasien dengan mengkonsumsi sari kurma sebanyak 2 sendok makan pagi dan sore hari selama 7 hari, setelah diberikan asuhan ibu mengalami penambahan produksi ASI dari ± 10 ml menjadi 70 ml pada hari ke 7 asuhan. Diharapkan kepada ibu nifas tetap mengkonsumsi sari kurma untuk meningkatkan produksi ASI.<br>Kata kunci : Ibu Nifas, Sari Kurma, Produksi ASI</p> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/716 ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL ANEMIA DENGAN PENGATURAN MENU SEIMBANGTINGGI PROTEIN DI PMB HASNA DEWI F.S KOTA PEKANBARU 2022-06-13T04:42:23+07:00 Afivatul Ulya - Afivatululya26@gmail.com Nur Israyati nurisrayati2@gmail.com <p>Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar Hb &lt;11 gr&nbsp; pada trimester 1 dan III atau kurang dari 10,5 gr pada trimester II. Di negara berkembang 40% berkaitan dengan terjadinya anemia dalam kehamilan. Kebanyakan anemia dalam kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut, bahkan tidak jarang keduanya saling berinteraksi Penyebab utama anemia adalah kurang memadainya asupan makanan sumber zat besi, meningkatnya kebutuhan zat besi saat hamil dan menyusui serta kehilangan banyak darah saat persalinan. Tujuan asuhan adalah memberikan&nbsp; asuhan pada ibu hamil anemia dengan pengaturan menu seimbang tinggi protein dalam mengatasi anemia pada ibu hamil di PMB Hasna Dewi F.S Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode kasus dengan subjek adalah ibu hamil trimester III yang mengalami anemia ringan dan melakukan pendokumentasian dalam bentuk SOAP. Hasil asuhan menunjukan bahwa asuhan pengaturan menu seimbang tinggi protein yang diberikan selama 25 hari&nbsp; dengan 3 kali kunjungan didapatkan terjadi peningkatan Hb yaitu 10,1 g/dl menjadi 12,3 g/dl. Dapat di simpulkan dengan mengkonsumsi&nbsp; menu seimbang tinggi protein dapat meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil trimester III&nbsp; anemia. .&nbsp; disarankan kepada bidan untuk menggunakan&nbsp; pengaturan menu seimbang ini sebagai salah satu rekomendasi asuhan dalam meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Asuhan Kebidanan, Anemia, Menu Seimbang Tinggi Protein</p> <p>Referensi&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : 9 ( 2013-2019))</p> 2022-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/480 Asuhan kebidanan pada ibu hamil anemia dengan konsumsi susu kedelai di klinik pratama jambu mawar kota pekanbaru tahun 2021 2021-10-29T04:47:24+07:00 Siti Nurhaliza stinurhaliza779@gmail.com Een Husanah eenhusanah@gmail.com <p>Anemia pada ibu hamil didefinisikan sebagai konsentrasi hemoglobin yang kurang dari 12 g/dl dan kurang dari 10 g/dl selama kehamilan atau masa nifas. kadar hemoglobin pada sebagian besar wanita sehat memiliki cadangan zat besi yaitu 11g/dl atau lebih. Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Resiko kematian maternal, angka prematuritas, BBLR, dan angka kematian orenatal meningkat. Salah satu unuk mencegah terjadinya anemia selama kehamilan yaitu dengan mengkonsumsi susu kedelai. Asuhan ini bertujuan untuk mengetahui manfaat susu kedelai. Studi kasus ini dilakukan kepada ibu hamil anemia dengan konsumsi susu kedelai. Hasil asuhan yang yang didapatkan pada Ny I, dengan usia kehamilan 25 minggu 5 hari didapatkan hasil terjadi peningkatan hemoglobin yang awalnya Hb ibu 10 gr/dl menjadi 12,6 gr/dl . Pemberian susu kedelai dilakukan selama 7 hari berturut turut dengan mengkonsumsi sehari sebanyak 200 ml. Pemberian susu kedelai memberikan pengaruh pada anemia yang dialami ibu hamil. Laporan studi kasus ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan asuhan pada ibu hamil yang mengalami anemia di Klinik Pratama Jambu Mawar dengan konsumsi susu kedelai.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/573 Midwifery Care for Third Trimester Pregnant Women With Back Pain Discomfort with Back Massage Therapy at PMB Hj Zurahmi Pekanbaru in 2021 2022-04-12T05:29:07+07:00 Silvana silvana120601@gmail.com Kiki Megasari kiky@htp.ac.id <p>Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan pada ibu hamil khususnya pada kehamilan Trimester III. Seiring bertambahnya usia kehamilan yang disertai pembesaran pada perut sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan tinggi fundus uteri, membuat beban tubuh lebih ke depan, sehingga menyebabkan pegal pada punggung. Terapi pijat atau massage merupakan salah satu terapi non farmakologi yang dapat menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil, pijat akan mengurangi ketegangan otot dan rasa sakit, meningkatkan mobilitas serta melancarkan peredaraan darah. Tujuan asuhan kebidanan ini adalah untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil dengan nyeri punggung dengan menggunakan terapi pijat punggung. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan pengukuran skala nyeri numerik pre tes dan post tes yang dilakukan pada ibu hamil trimester III dengan ketidaknyamanan nyeri punggung di PMB Hj.Zurahmi, SST, SKM kota pekanbaru. Asuhan pada kasus ini dilakukan selama 4 kali kunjungan. Mulai dari tanggal 18 - 24 April 2021. Dari hasil kunjungan yang telah dilakukan yaitu pada tanggal 24 April, mendapatkan hasil bahwa nyeri punggung yang dirasakan ibu sudah berkurang dari biasanya, Yaitudarinilai 8 pada Skala Intensitas Nyeri Numerik (1-10)saat pre test menjadinilai 1 saat setelah mendapatkan asuhan kebidanan terapi pijat punggung selama 4 asuhan efektif dalam mengurangi nyeri punggung ibu hamil trimester III. Saran bagi penyedia layanan kesehatan, agar dapat menerapkan masase pijat punggung ibu hamil sebagai salah satu terapi dalam mengurangi ketidaknyamanan kehamilan trimester III.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/593 OEDEMA PADA KAKI IBU HAMIL TRIMESTER TIGA DENGAN RENDAM AIR HANGAT CAMPUR KENCUR DI BPM HJ. MURTINAWITA, SST KOTA PEKANBARU TAHUN 2021 2022-04-07T03:25:28+07:00 Dhifa Mutia dhifamutiakirani18@gmail.com Liva Maita livamaita@gmail.com <p>Ketidaknyamanan&nbsp; kehamilan trimester III meliputi sering buang air kecil, keputihan,&nbsp; konstipasi,&nbsp; perut&nbsp; kembung, Oedema (bengkak) kaki, kram kaki, sakit kepala, striae&nbsp; gravidarum, hemoroid, sesak nafas dan sakit punggung. Oedema&nbsp; yang&nbsp; umum&nbsp; terjadi&nbsp; pada kehamilan&nbsp; adalah&nbsp; Oedema&nbsp; punggung kaki.&nbsp; Oedema dapat&nbsp; menjadi&nbsp; gejala&nbsp; awal&nbsp; yang&nbsp; mengarah pada&nbsp; kondisi&nbsp; patologis&nbsp; bahkan&nbsp; sebagai indicator penyakit&nbsp; kronis&nbsp; yang&nbsp; serius&nbsp; pada kehamilan. Adapun penatalaksanaan pada kaki menganjurkan rendam kaki di air hangat campur kencur. Tujuan dari asuhan adalah untuk memberikan asuhan kepada ibu hamil trimester tiga yang mengalami oedema pada kaki dengan rendam air hangat campur kencur di BPM Hj. Murtinawita, SST Tahun 2021. Subjek pada asuhan ini adalah ibu hamil trimester tiga yang mengalami oedema punggung kaki. Hasil penelitian menunjukkan setelah diberikan asuhan selama 5 hari dengan rendam air hangat campur kencur selama 15 menit menunjukkan adanya perubahan pada punggung kaki ibu. Pada hari ke 5 pada kaki ibu mengalami perubahan, yang awalnya pembengkakan yang dirasakan ibu sudah berkurang. Dapat disimpulkan bahwa rendaman air hangat campur kencur efektif untuk mengurangi oedema pada ibu. Disarankan penyedia layanan yang membuka praktik kebidanan untuk merekomendasikan kepada ibu hamil terutama yang mengalami oedema dengan pemberian asuhan berupa rendam air hangat campur kencur untuk mengurangi pembengkakan/oedema pada kaki ibu hamil trimester tiga.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata-kata Kunci : </strong><strong>Ibu Hamil Trimester 3, Oedema, Rendam Air Hangat Campur Kencur</strong></p> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/713 Midwifery care for pregnant women with anemia by giving tomato juice at PMB Dince safrina 2022-03-22T21:09:17+07:00 Nurul Azmi Nurulazme06@gmail.com Berliana Irianti berlianairianti@gmail.com <p>Anemia pada ibu hamil adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 11gr/dl, dapat memberikan pengaruh yang buruk seperti menyebabkan keguguran, partus lama, atonia uteri dan menyebabkan perdarahan serta syok, berat badan lahir rendah (BBLR), partus premature, abortus, pendarahan post partum. Disebabkan karena saat memualai kehamilan dengan cadangan makanan yang kurang, terutama zat besi. Asupan makanan yang tidak adekuat menyebabkan zat besi yang tersedia tidak mencukupi untuk sintesis hemoglobin. Buah tomat merupakan buah yang mengandung vitamin C, kandungan vitamin C yang dapat mempercepat absorpsi zat besi dalam tubuh dapat meningkatkan produksi sel darah merah sehingga kadar hemoglobin juga meningkat. Tujuan asuahn adalah memberikan Asuhan kebidanan pada ibu hamil anemia dengan pemberian jus tomat. Subjek studi kasus adalah ibu hamil yang mengalami anemia. Metode yang digunakan adalah studi kasus, asuhan dilaksanakan dari 09-15 Juli 2021 di PMB Dince Safrina Kota Pekanbaru dan dirumah pasien. Setelah diberikan asuhan dengan pemberian jus tomat (75 gram buah tomat) selama 7 hari, didapatkan hasil yaitu terjadi peningkatan kadar Hb dimana Hb awal sebelum intervensi 8,3 gr/dl dan setelah dilakukan intervensi mengalami kenaikan Hb 11,2 gr/dl. Dapat disimpulkan bahwa konsumsi tomat atau pemberian jus tomat efektif dalam meninggkatkan kadar Hb pada ibu hamil. Diharapkan kepada pemberi layanan untuk dapat meningkatkan asuhan terutama pada ibu hamil yaitu dengan memberikan informasi dan edukasi tentang anemia kehamilan, memberikan leafleat, brosur dan memasang poster mengenai anemia keahamilan agar ibu hamil dapat terhindar dari anemia.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/475 ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU MENYUSUI YANG MENGALAMI PEMBENGKAKAN PAYUDARA DENGAN KOMPRES DAUN KUBIS DI PMB MURTINAWITA KOTA PEKANBARU TAHUN 2021 2021-09-26T05:29:29+07:00 Della Rizky Putri dellarizkyputri.88@gmail.com Riza Febrianti rizafebrianti77@yahoo.com <p>Pembengkakan payudara merupakan pembendungan air susu karena penyempitan saluran asi atau kelenjar-kelenjar yang tidak dikosongkan dengan sempurna sehingga payudara akan terasa nyeri pada perabaan, tegang, dan bengkak yang umumnya terjadi pada hari ketiga sampai hari keenam masa nifas. Perawatan payudara masa nifas dapat membantu memperlancar pengeluaran ASI, mengurangi pembengkakan dan membersihkan payudara serta kompres&nbsp; Daun Kubis juga digunakan sebagai cara mengurangi pembengkakan dan ketidaknyamanan pada payudara saat penuh. Tujuan Laporan kasus ini yaitu mampu melakukan asuhan kebidanan pada ibu menyusui&nbsp; dengan kompres daun kubis untuk mengurangi pembengkakan. Metode yang dilakukan yaitu&nbsp; dengan pendekatan manajemen kebidanan kemudian didokumentasikan dalam bentuk SOAP serta melakukan evaluasi keefektifan asuhan yang telah diberikan pada ibu&nbsp; dengan kompres daun kubis pada pembengkakan payudara, kandungannya mengeluarkan gel dingin yang dapat menyerap panas yang ditandai dari ibu merasa lebih nyaman dan daun kubis menjadi layu/matang setelah 20-30 menit penempelan selama 2 kali sehari. LTA ini dilaksanakan pada tanggal 30 juni -5 juli 2021 dengan 2 kali kunjungan rumah pada hari ketiga dan ketujuh. Hasil laporan kasus ini diperoleh hari ke tujuh pembengkakan ibu berkurang dan ibu bisa menyusukan bayinya secara adekuat. disarankan asuhan nifas kedepannya agar dapat memberikan konseling perawatan payudara dan pentingnya menyusui secara ekslusif sehingga tidak terjadi pembengkakan payudara.</p> <p>Pembengkakan payudara merupakan pembendungan air susu karena penyempitan saluran asi atau kelenjar-kelenjar yang tidak dikosongkan dengan sempurna sehingga payudara akan terasa nyeri pada perabaan, tegang, dan bengkak yang umumnya terjadi pada hari ketiga sampai hari keenam masa nifas. Perawatan payudara masa nifas dapat membantu memperlancar pengeluaran ASI, mengurangi pembengkakan dan membersihkan payudara serta kompres&nbsp; Daun Kubis juga digunakan sebagai cara mengurangi pembengkakan dan ketidaknyamanan pada payudara saat penuh. Tujuan Laporan kasus ini yaitu mampu melakukan asuhan kebidanan pada ibu menyusui&nbsp; dengan kompres daun kubis untuk mengurangi pembengkakan. Metode yang dilakukan yaitu&nbsp; dengan pendekatan manajemen kebidanan kemudian didokumentasikan dalam bentuk SOAP serta melakukan evaluasi keefektifan asuhan yang telah diberikan pada ibu&nbsp; dengan kompres daun kubis pada pembengkakan payudara, kandungannya mengeluarkan gel dingin yang dapat menyerap panas yang ditandai dari ibu merasa lebih nyaman dan daun kubis menjadi layu/matang setelah 20-30 menit penempelan selama 2 kali sehari. LTA ini dilaksanakan pada tanggal 30 juni -5 juli 2021 dengan 2 kali kunjungan rumah pada hari ketiga dan ketujuh. Hasil laporan kasus ini diperoleh hari ke tujuh pembengkakan ibu berkurang dan ibu bisa menyusukan bayinya secara adekuat. disarankan asuhan nifas kedepannya agar dapat memberikan konseling perawatan payudara dan pentingnya menyusui secara ekslusif sehingga tidak terjadi pembengkakan payudara.</p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/566 Midwifery Care for Postpartum Mothers with Cracked Nipples Using Olive Oil at PMB Siti Julaeha, S. Tr, Pekanbaru City Keb in 2021 2022-04-07T03:13:12+07:00 Nessya millenia putri nessyamilleniaputri@gmail.com Yulrina Ardhiyanti yulrinaardhiyanti@gmail.com <p>Puting susu lecet merupakan salah satu masalah dalam menyusui yang disebabkan oleh kesalahan teknik menyusui yang benar. Puting susu lecet dapat dicegah dengan melakukan teknik menyusui yang benar dan perawatan payudara. Dari studi pendahuluan di PMB Siti Julaeha terdapat 6 orang ibu nifas belum mengetahui cara menyusui yang benar dan perawatan payudara ketika mengalami puting susu lecet karena kurangnya informasi mengatasi puting susu lecet. Tujuannya yaitu untuk melakukan asuhan kebidanan pada ibu nifas secara menyeluruh dan berkesinambungan melalui pendekatan manajemen serta mendokumentasikan asuhan yang telah diberikan dengan pendokumentasian SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus, dilaksanakan di PMB Siti Julaeha pada tanggal 5-12 Juni 2021. Hasilnya yaitu pada kunjungan pertama ibu dalam keadaan puting susu lecet dan kunjungan kedua kedua puting susu sudah mulai mengering. Disimpulkan bahwa perubahan menggunakan minyak zaitun setelah dilakukannya asuhan mengalami penyembuhan pada puting susu lecet. Disarankan perlunya ada konseling cara menyusui yang benar dan perawatan payudara dari kehamilan sampai nifas dengan menggunakan poster atau banner.&nbsp;&nbsp;</p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/581 ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN POSISI MIRING UNTUK MEMPERLANCAR PROSES KALA II DI PMB HJ. MURTINAWITA, SST KOTA PEKANBARU TAHUN 2021 2021-11-22T04:03:35+07:00 doragusvi darwis doragusvidarwis08@gmail.co.id Octa Dwienda Ristica octadwindaenda.ristica@gmail.com <p><strong>SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH PEKANBARU</strong></p> <p><strong>PROGRAM STUDI D III-KEBIDANAN</strong></p> <p><strong>LAPORAN TUGAS AKHIR</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>DORA GUSVI DARWIS</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN POSISI MIRING UNTUK MEMPERLANCAR PROSES KALA II DI PMB HJ. MURTINAWITA, SST TAHUN 2021</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Xii + 58 halaman, 8 lampiran</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <h1><a name="_Toc76747508"></a><strong>`ABSTRAK</strong></h1> <p>&nbsp;</p> <p>Persalinan normal adalah proses lahirnya bayi pada letak belakang kepala dengan tenaga ibu sendiri, tanpa bantuan alat-alat serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya belangsung kurang dari 24 jam. Dalam persalinan yang lancar terdapat beberapa factor yang mendukung, salah satunya adalah posisi meneran yang tepat. Posisi miring dalam persalinan adalah posisi yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit pada saat bersalin dan dapat memperlancar proses persalinan. Posisi miring dalam proses persalinan kala II adalah posisi yang dilakukan dengan cara miring kiri dengan tujuan untuk memperlancarkan peredaran darah balik ibu, pengiriman oksigen dalam darah ke janin melalui plasenta tidak terganggu, karena tidak terlalu menekan, proses pembukaan berlangsung perlahan-lahan sehingga persalinan relatif lebih nyaman dan dapat memperlancar proses penurunan kepala janin. Tujuan dari asuhan yang diberikan adalah untuk melihat&nbsp; pengaruh posisi miring untuk memperlancar proses kala II di PMB Hj. Murtinawita, SST, pengumpulan&nbsp; data dilakukan&nbsp; menggunakan lembar observasi. Hasil asuhan&nbsp; menunjukkan bahwa posisi miring dapat membantu proses penurunan kepala pada multigravida kala II berlangsung selama 25 menit. Menurut teori proses kala II pada multigravida berlangsung selama 1 jam. Disarankan kepada pihak PMB Hj. Murtinawita, SST agar dapat menerapkan asuhan tersebut dengan mempertimbangkan keadaan&nbsp; pasien dan rasa nyaman&nbsp; &nbsp;pasien.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Asuhan kebidanan, ibu bersalin, Posisi miring, kala II</p> <p>Daftar Pustaka &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; :27 (2009 – 2020)</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/609 MIDWIFE CARE FOR BREASTFEEDING MOTHERS BY CONSUMING PAPAYA TO INCREASE BREAST MILK VOLUME IN PMB Hj. ZURRAHMI PEKANBARU 2021 2021-12-24T13:24:35+07:00 Khofifah nurul Hidayati Khofifahnurulhidayati2018@gmail.com Kiki Megasari kikimegasari79@yahoo.com <p><sub>Menyusui adalah proses pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun . Berbagai Upaya dapat dilakukan untuk mendukung keberhasilan ibu dalam memberikan ASI yaitu ibu menyusui harus mendapat makanan tambahan dan gizi yang cukup agar kelenjar-kelenjar pembuat air susu dapat bekerja dengan baik untuk memproduksi ASI dan produksi ASI meningkat . ASI dapat di tingkatkan dengan mengkonsumsi sayur dan buah. salah satunya yaitu buah pepaya, Buah pepaya merupakan jenis tanaman yang mengandung laktagogum memiliki potensi dalam menstimulasi hormon oksitoksin dan prolactin.Asuhan kebidanan ini bertujuan untuk meningkatan Volume ASI pada ibu menyusui dengan mengkonsumsi sayur bening buah papaya muda. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan pada ibu menyusui nifas hari ke 4. Asuhan kebidanan dilakukan selama 4 kali kunjungan, Yang dimulai dari tanggal 13 – 22 April 2021 di PMB Hj. Zurrahmi Pekanbaru dan di rumah klien. Hasil asuhan yang diperoleh setelah menganjurkan klien mengkonsumsi sayur bening buah papaya muda sebanyak 400 gr yang dikonsumsi 3 kali sehari selama 7 hari didapatkan bahwa volume ASI klien bertambah dari 15 ml per hari menjadi 70 ml per hari . Dapat disimpulkan bahwa mengkonsumsi sayur bening buah papaya muda efektif dalam menambah jumlah volume ASI pada ibu menyusui. Saran kepada ibu menyusui yang mengalami jumlah volume ASI yang sedikit dapat menerapkan asupan nutrisi yang tepat, salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi sayur bening buah pepaya muda dengan mengkonsumsi setiap tiga kali sehari, dengan mengkonsumsi sayur buah pepaya muda ini dapat Memperbanyak jumlah volume.</sub></p> <p><sub>&nbsp;</sub></p> <p><sub>Kata Kunci: Asuhan Kebidanan,Ibu Menyusui, Buah Pepaya</sub></p> <p><sub>Daftar bacaan : 17 ( 2012-2020)</sub></p> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/723 ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA DI PMB ERNITA KOTA PEKANBARU TAHUN 2021 2022-03-22T22:12:21+07:00 Nurhas Linda nurhaslinda158@gmail.com Rika Andriyani rika.andriyani1985@gmail.com <p class="s49"><span class="s44">Perawatan tali pusat untuk mencegah terjadinya tetanus pada bayi yang</span></p> <p class="s50"><span class="s44">disebabkan masuknya spora kuman tetanus (clostridium tetani) kedalam tubuh melalui tali pusat. Tahun 2010 WHO menemukan angka kematian bayi sebesar 560.000 yang disebabkan oleh infeksi tali pusat. Faktor risiko mortalitas tersebut antara lain perawatan tali pusat dengan alkohol, iodium, serta dengan cara tradisional. karena perawatan atau tindakan yang kurang bersih. Dari hasil survy yang dilaksanakan di PMB Ernita pada tiga bulan terakhir terdapat sebanyak 100 orang psien bersalin 20 di antaranya belum mengetahui cara perawatan tali pusat terbuka. Tujuan laporan kasus ini yaitu mampu melakukan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan melakukan perawatan tali pusat terbuka untuk mempercepat pelepasan tali pusat. Metode yang dipakai yaitu dengan pendekatan menejemen kebidanan kemudian didokumentasikan dalam bentuk SOAP serta dilakukan penilaian tali pusat puput setelah 5 hari bayi lahir. Tugas akhir ini dilaksanakan di PMB Ernita kemudian dilanjutkan kunjungan rumah selama 5 hari. Dengan pemantauan dimana dilakukan perawatan tali pusat yang pada hari ke -5 tali pusat puput. Kesimpulan dari hasil ini bahwa perawatan tali pusat berhasil dan terbukti mempercepat pupt tali pusat. Dengan ini diharapkan kepada PMB Ernita untuk terus melakukan perawatan tali pusat</span> <span class="s44">terbuka.</span></p> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/449 Jurnal Teknik Menyusui yang benar pada Ibu Nifas di Klinik Pratama Ar-Rabih Tahun 2021 2021-10-29T04:29:32+07:00 Wenti Sintia Mutiara Sianturi wentisianturi04@gmail.com Rina Yulviana rinayulviana@gmail.com <p><strong><em>Breastfeeding is an unrivaled way of providing ideal food for the healthy growth and development of babies. Often the breastfeeding process fails, especially in primigravida postpartum mothers. This can be due to the lack of knowledge of mothers about the correct breastfeeding technique. For that a mother needs someone who can guide her in terms of breastfeeding. This case report aims to provide midwifery care to postpartum mothers who still lack knowledge about correct breastfeeding techniques so that postpartum mothers do not experience problems breastfeeding their babies. The case study was carried out at the Ar-Rabih Primary Clinic and then continued with care at the patient's home. Midwifery care for Mrs. S is carried out starting from 07 May 2021 to 09 June 2021. The visit is carried out for 2 times. The method of documentation in the form of SOAP. This case study was conducted on primigravida postpartum women. From the results of this Final Project, it was obtained that the postpartum mother at the first visit still did not know the correct breastfeeding technique but after the author provided midwifery care regarding the correct breastfeeding technique, the postpartum mother finally understood and understood the correct breastfeeding technique. Likewise, on the second visit conducted by the author, it was found that the postpartum mother had no complaints about the correct breastfeeding technique and had been able to apply it when breastfeeding her baby. It is recommended to BPM or Midwifery Clinic to pay more attention to counseling about correct breastfeeding techniques, so that postpartum mothers can understand and practice it.</em></strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Keywords&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp; : Breastfeeding Techniques, Postpartum mothers</em></strong></p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/559 Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Normal di PMB Hasna Dewi Pekanbaru Tahun 2021 2021-11-04T04:34:15+07:00 Reza Octaviani Chairunnisa rezaoctavianchairunnisa1999@gmail.com Widya Juliarti widyajuliarti@htp.ac.id <p>Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dalam presentase belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat, pada usia kehamilan 37 minggu sampai dengan 42 minggu, dengan berat badan 2500-4000 gram, nilai apgar &gt;7 dan tanpa cacat bawaan. Neonatus adalah bayi yang baru lahir sampai usia 4 minggu (0-28) yang mengalami proses kelahiran dan harus menyesuaikan diri dari kehidupan intra uterin ke kehidupan ekstra uterin. Tiga faktor yang mempengaruhi perubahan fungsi dan proses vital neonatus yaitu maturasi, adaptasi dan toleransi. Tujuan asuhan ini adalah mampu melaksanakan Asuhan Kebidanan pada Bayi Baru Lahir Normal di PMB Hasna Dewi secara menyeluruh dan berkesinambungan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan latar belakang Asuhan Kebidanan pada Bayi Baru Lahir Normal. Pada studi kasus dilakukan wawancara dari anamnesis dan berlanjut dengan memberikan Asuhan sampai Evaluasi dan dokumentasi. Studi kasus ini yaitu Asuhan kebidanan pada Bayi Baru Lahir Normal. Hasil asuhan yang diperoleh dari pengumpulan kasus ini penulis tidak menemukan kesenjangan antara praktik lapangan dengan teori yang ada. Setelah penulis mengumpulkan data secara keseluruhan maka dapat dibuat kesimpulan yaitu, dari asuhan yang dilakukan diperoleh tidak ada kesenjangan antara teori dan praktk lapangan atau asuhan. Dari hasil analisis data didapatkan yaitu neonatus normal dengan IMD berhasil. Dan dapat disimpulkan neonatus normal keadaan umum baik. Diharapkan penyedia layanan asuhan kebidanan yang sedang menjalani praktik untuk selalu mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kebidanan yang sudah ada, khususnya asuhan kebidanan pada bayi baru lahir normal, agar tidak terjadi komplikasi akibat dari penanganan bayi baru lahir yang tidak tepat.</p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/574 A ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA GIZI KURANG DENGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BISKUIT TEPUNG SINGKONG DI PMB SITI JULEHA KOTA PEKANBARU 2022-04-07T03:11:43+07:00 RESTY ISLAMI - Restyislami93@gmail.com Yulrina Ardhiyanti yulrinaardhiyanti@gmail.com <p>Gizi kurang merupakan keadaan gizi seseorang dimana jumlah energi yang masuk&nbsp; lebih sedikit dari energi yang dikeluarkan. Jika gizi kurang terus berlanjut maka dapat menyebabkan&nbsp; status&nbsp; gizi buruk bahkan dapat menyebabkan kematian. Upaya bidan dalam perbaikan status gizi pada balita dengan melakukan konseling, penyuluhan rutin, penyebaran leaflet, pemasangan spanduk yang berhubungan dengan pemenuhan asupan nutrisi serta pemberian makanan tambahan sesuai kebutuhan. Dari studi pendahuluan di PMB Siti Juleha S.Tr.Keb terdapat 8 balita gizi kurang dengan keterbatasan ekonomi dan tidak mengkonsumsi PMT. Tujuan melakukan Asuhan Kebidanan pada Balita Gizi Kurang melalui PMT Biskuit Tepung Singkong secara menyeluruh dan berkesinambungan melalui pendekatan manajemen kebidanan dan mendokumentasikan asuhan yang telah diberikan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada Balita Gizi Kurang dengan Pemberian Makanan Tambahan Biskuit Tepung Singkong di PMB Siti Juleha dimulai pada tanggal 22 - 29 juli 2021. Hasil berat badan pada balita kunjungan pertama adalah 9,2kg, kunjungan kedua berat badan balita meningkat menjadi 9,45kg. Kesimpulan setelah memberikan PMT biskuit tepung singkong berat badan pada balita meningkat 0,25kg namun masih&nbsp; berada dalam status gizi kurang. Disarankan perlu adanya edukasi ibu dan balita dalam pemberian makanan yang bergizi dan pemberian makanan tambahan pada balita.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;: Balita Gizi Kurang, PMT, Biskuit Tepung Singkong</p> <p>Daftar bacaan : 17 (2010-2020)</p> 2022-07-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/598 asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan pemberian ikan gabus terhadap penyembuhan luka perineum di klinik pratama sarinah kota pekanbaru tahun 2021 2021-11-24T01:41:01+07:00 Hikmatul Auliyah hikmatul.auliyah99@gmail.com Nur Israyati nurisrayati@gmail.com <p>Kematian&nbsp; ibu yang terjadi setelah&nbsp; melahirkan yang didominasi oleh beberapa penyebab salah satunya, deteksi dini infeksi dan asuhan pada masa nifas yang baik. Ibu yang memiliki laserasi pada genetalia termasuk luka perineum beresiko terkena infeksi pada masa nifas. hasil survey yang di dapat&nbsp; dari Klinik&nbsp; Pratama Sarinah bahwa dari 20 orang&nbsp; ibu nifas, terdapat 18 orang (90%) mengalami robekan perineum, dan 2 orang&nbsp; (10%) tidak mengalami robekan perineum saat persalinan. Dari&nbsp; hasil wawancara 18 orang ibu yang mengalami luka perineum tersebut masih banyak terdapat ibu yang belum mengetahui manfaat ikan gabus dan belum mendapatkan edukasi di klinik tentang manfaat ikan gabus tersebut. Tujuan dari&nbsp; pengambilan kasus ini dilakukan untuk melaksanakan Asuhan Kebidanan Ibu Nifas dengan Pemberian Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan luka Perineum di Klinik Pratama Sarinah Kota Pekanbaru Tahun 2021 dengan menggunakan metode studi kasus. Kunjungan nifas dilaksanakan pada tanggal 30 April 2021 – 06 Mei 2021 didokumentasikan dalam bentuk&nbsp; SOAP. Hasil dari asuhan pada ibu nifas dengan pemberian ikan gabus selama 7 hari sebanyak 2 kg dan 200 gram yang dikonsumsi perharinya didapat&nbsp; kondisi luka perineum sudah tampak&nbsp; kering, tidak ada keluhan, ibu sudah merasa sehat dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda infeksi. Diharapkan kepada bidan untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu nifas tentang manfaat ikan gabus yang berguna untuk mempercepat proses pemulihan luka perineum.</p> 2022-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt/article/view/714 The Midwifery Care for Breastfeeding Mothers With Soybean Milk Provision at Ar-Rabih Primary Clinic Pekanbaru 2021 2022-01-05T21:39:04+07:00 Atikah Syufiyyah atikahsyufiyyah.ipa1@gmail.com Nelly Karlinah nellykarlinah87@gmail.com <p><sup>Masalah yang sering dijumpai pada masa Nifas ialaah kurangnya kecukupan ASI pada bayi sehingga bayi tidak merasa puas dan sering menangis/ rewel, tinja bayi menjadi keras, dan payudara tidak membesar. Tujuan asuhan ini dilakukan ialah untuk memperbanyak ASI melalui pendekatan asuhan kebidanan serta mendokumentasikan hasil asuhan yang telah di lakukan. Metode studi kasus dilakukan dengan cara menemukan suatu permasalahan melalui kasus unit tunggal. Lokasi pengambilan kasus ini akan dilakukan di jalan Cendrawasih Klinik Pratama Ar-Rabih dilanjutkan dirumah pasien di Jalan Kina, Harapan Raya. Pengambilan kasus ini dilakukan langsung dengan meminta data langsung dari pasien dan keluarganya dengan melakukan kontak dan kesepakatan dengan pasien. Setelah pasien setuju dengan kesepakatan yang dibuat, lalu akan dilaksanakan asuhan yang akan diberikan kepada pasien tersebut. Asuhan kebidanan yang diberikan adalah pemberian susu kacang kedelai sebanyak 250 ml 2 kali perhari selama 7 hari. Evaluasi hasil yang yang didapatkan ada peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui terhadap pemberian susu kacang kedelai. Diharapkan ibu untuk sesering mungkin menyusui bayinya 8 – 10 kali/hari agar dapat terus merangsang produksi ASI dan payudara tidak terasa penuh dan membengkak.</sup></p> 2022-07-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal)